Baca Puisi sesuaikan sama dengan judul lagu nya

Rabu, 02 Juli 2014

Penyesalan mu Terlambat

saat2 kemarau di hati telah berlalu.
musim gugur dihatipun kini telah terlewati.
telah ku sambut musim semi cinta dengan penuh senyum dan harapan.
seperti kumbang,yg tersenyum saat melihat embun menetes membasahi bunga.
seperti kumbang......
yg berharap setetes embun itu dapat merekahkan kelopak sang bunga


bunga yg akan memberikan warna dan kehidupan yg baru pada sang kumbang.
bukan bunga yg menyebarkan bau busuk,yg bisa membuat sang kumbang semakin terpuruk.
 hari2 suram itu telah aku jalani.
 hari,dimana setiap deik nya anganku selalu di suguhkan penyesalan
. hari,dimana angan ku yg diisi dengan kekecewaan.
 dan hari,yg menumbuhkan kebencian kala melihat sepasang insan sedang bergembira di atas cinta nya.


hari2 itulah yg paling menakutkan.
namun,namun kini....!
satu kata bertuliskan cinta,telah merasuk kedalam jiwaku.
kata yg tak berwujud,dan kata yg tak dapat di sentuh.
satu kata itu,hanya dapat aku rasa dalam sanubari cinta yg telah bersemi.

DAN KINI.
kini kata itu telah berubah dan menjelma menjadi sebuah hati.
dan telah menghilangkan kebencian yg selama ini yg selalu menyelimuti .
AKU TAU.....!
mungkin Tuhan telah mempertemukan aku dengan orang yg salah,.
sebelum aku di pertemukan dengan orang yg benar.
agar aku,dapat menghargai dan menjaga cinta itu dalam lubuk hatiku.


tapi kini,kini sudah disaat aku bersama nya .
engkau hadir kembali dengan membawa penyesalan yg sangat mendalam.
dan kini engkau meminta agar diriku bisa menerima dirimu kembali
apakah dengan semudah itu...??
ingat kah engkau...??
dulu air mata ku telah banyak aku teteskan pada mu.
air mata yg sangat mahal untuk aku tetes kan pada cinta,


TAPI.
tapi ternyata air mata itu engkau sia2 kan begitu saja .
lalu kini,ada air mata yg mengalir saat teringat akan diriku
apakah aku akan menyia nyia kan nya juga..??
TIDAK...!
sungguh tidak mungkin air mata ketulusan itu akan ku tukar dengan air mata penyesalan darimu.


enyah lah engkau bersama sesal mu.
percuma.....!
percuma saja syair2 indah itu engkau lantunkan dengan halus di telinga ku.
 karena bagiku,penyesalan mu sudah terlambat.

.
 SYAIR SI HATI SALJU

 by : Johan Ekiano Savier
 FB : Takayuki Yamada

Tidak ada komentar:

Posting Komentar