Secabang kasih telah terasa
Sesejuk embun pagi yang menetes dan mengalir
membasahi rerumputan
seindah pelangi yg melukis langit kala bumi sejuk dengan air hujan
begitulah umpama kata2 mu pada ku
dulu kau sangat memikat ku,
dengan kata2 indah yg selalu kau ucapkan pada ku
dan janji manis yg selalu kau luap kan pada ku
namun kenapa saat aku terbuai dengan semua yg kau berikan
engkau merampas dariku dengan sekejap mata
kau membuat ku terbakar oleh api CINTA
dan kau menghancurkan bangunan cinta yg aku bangun dengan susah payah
Demi Tuhan,
sungguh diri ini dahulu nya sangat lah berharga
sungguh air mata ini sangat lah mahal untuk aku tetes kan untuk seorang wanita
tapi,kenapa disaat ini air air mataku tak henti2 nya menetes saat ku ingat akan kecurangan dirimu
kenapa air mata ini sangat lah murah padamu
kau memberikan cinta yg palsu padaku
yg ku hanggap adalah cinta yg keluar dari lubuk hati mu
tapi cinta itu hanya kau jadikan sarana untuk mendapatkan dia
bodoh nya diri ku,menggemgam erat cinta itu
dalam hati ku "Apakah ada aku menyakitimu??"
Kasih...!
jangankan aku untuk berniat untuk menyakiti hati mu
sehelai rambut mu pun tak pernah aku lukai
kini di saat kau telah bersama nya
aku hanya bisa memandangi kecurangan warna bunga impianku
MENYESALPUN TIADA GUNA LAGI
aku tak mungkin memiliki mu
karena aku hanya di anggap menyusahkan untuk meraih impian mu
Siapakah Diriku...???
Aku sadar diri ini anak orang tak punya
yang mengharapkan cinta dari anak seorang raja
kau bagaikan merpati yg bisa terbang sesuka hatimu
sedang aku??
aku bagaikan siput,yg berjalan satu langkah saja harus susah payah untuk menjalani nya
aku yg selalu di landa gelap dan sunyi
yg hanya bisa tersenyum,kala terbit sang MATAHARI
aku sadari itu semua
tapi biarlah
biarlah penyesalan ini yg selalu aku kenang
tanpa kau curangi pun aku akan melepas mu
karna memang itu pilihan mu
biarlah ini menjadi suatu pelajaran
bagi insan yg tak punya ini
agar tak mengharap lagi dicintai oleh seorang putri seperti mu
meski dalam lubuk hati yg terdalam
mengadu pada Tuhan
aku juga ingin Tuhan
aku juga berhak mendapatkan yg seperti dia
yg tampa melihat kekurangan dan kelebihan ku
by : Johan Ekiano Savier
rezkimarvel@yahoo.com
rezki.marvel@ymail.com


Tidak ada komentar:
Posting Komentar